Lonjakan harga komoditas kopi robusta di pasar dunia membawa berkah luar biasa bagi ribuan petani lereng Gunung Pesagi dan Sekincau jelang panen raya.
Siti Nurhaliza
Wartawan Lapangan Desk Ekonomi & Bisnis • Ed: Aris Munandar
Tayang: Rabu, 31 Desember 1969 | 23:15 WIB
👁️ 29.400 dibaca • 🔄 1.400 dibagikan
LIWA, LAMPUNG BARAT — Senyum semringah terpancar dari wajah para petani kopi di dataran tinggi Lampung Barat. Harga biji kopi robusta asalan di tingkat pengepul lokal menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah yakni Rp 78.000 hingga Rp 82.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu oleh penurunan suplai global dari produsen utama seperti Vietnam dan Brasil, sementara permintaan industri kopi olahan dan ekspor asal Pelabuhan Panjang Lampung terus melonjak.
Catatan Redaksi & Hak Jawab:
Pemberitaan ini diproduksi dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Apabila pihak terkait hendak memberikan klarifikasi, koreksi, atau hak jawab, silakan menghubungi redaksi melalui email resmi [email protected].